Tahu nggak kamu bahwa sebagian besar komputer yang digunakan saat ini
tidak dimanfaatkan secara optimal? Setidaknya, begitulah menurut
laporan lembaga riset IDC. Hasil laporan itu termasuk penggunaan laptop
dan desktop.
Hasil laporan itu tentu bukan berita bagus, apalagi di zaman sekarang
ini ketika sedang rama-ramainya soal ramah lingkungan. Komputer yang
sebetulnya berkemampuan tinggi digunakan secara tidak maksimal. Itu sama
saja dengan buang-buang listrik. Buntutnya, yang mungkin lebih penting
bagi kebanyakan orang, buang-buang duit.
Coba ingat-ingat kembali, aplikasi apa yang paling sering kamu
gunakan? Apakah aplikasi ketik-ketik dokumen? Apakah e-mail dan
internet? Kalau komputer kamu gunakan cuma untuk hal-hal yang barusan
disebutkan, kemungkinan besar komputer itu belum dimanfaatkan seratus
persen.
Tapi bukan berarti kamu harus ganti komputer atau harus instal
software baru. Di artikel ini, PCplus berikan cara menghemat energi
“komputer super” itu agar sesuai dengan pekerjaan yang sering dilakukan.
Dengan kata lain, kita akan membuat sebuah komputer bekerja lebih
irit energi. Komputer yang PCplus gunakan berprosesor Intel Pentium Dual
Core E2180 berkecepatan 2GHz dengan kipas bawaan, motherboard Gigabyte
G31M-S2C, memori DDR2-667 1GB, VGA Radeon HD 2400Pro, dan power supply
PowerLogic 400 Watt.
Oh iya. Ada efek lain yang menguntungkan dengan membuat komputer
hemat energi. Komputer bisa jadi lebih hening dan lebih sejuk. Kita
langsung ke tahap-tahap pekerjaan.
1. Nyalakan komputer dan masuk ke BIOS dengan menekan tombol “Del”
di keyboard pada saat POST alias sesaat setelah tombol power
dipencet.
2. Berhubung motherboard yang PCplus pakai keluaran Gigabyte, PCplus harus menekan kombinasi “Ctrl + F1” untuk memunculkan sebuah menu tersembunyi.
3. Masuk ke menu MB Intelligent Tweaker (M.I.T.). Dari sana, ubah “CPU Clock Ratio” dari 10 ke 7. Artinya, multiplier prosesor diturunkan jadi 7 kali. Dengan demikian, prosesor dengan FSB 200MHz akan berjalan di kecepatan 1,4GHz.
4. Nah, ini dia yang paling asyik. Voltase untuk prosesor Pentium Dual Core E2180 standarnya adalah 1,25000Volt. Kamu bisa bereksperimen untuk menurunkan tegangan. Berhubung prosesornya juga sudah kamu kunci di kecepatan yang rendah, turunkan saja tegangannya 1 atau dua tingkat ke bawah.
5. Keluar dari menu MB Intelligent Tweaker (M.I.T.) dengan tombol “Esc”. Masuk ke menu “Advanced BIOS Features”. Arahkan kursor ke “CPU EIST Function”. Ubah pilihan itu jadi “Disabled” supaya komputer tidak mengatur kecepatan prosesor secara otomatis setelah sistem operasi dijalankan.
6. Keluar dari menu “Advanced BIOS Features”, masuk ke menu “PC Health Status”. Di menu ini cari “CPU Smart Fan Control”. Pastikan pilihan yang dipakai adalah “Enabled”. Nah, dengan demikian, kecepatan putar kipas prosesor akan diatur otomatis. Jika suhu prosesor ‘sejuk’, maka putaran kipasnya lambat saja. Karena kipas bergerak lambat, suara yang dihasilkan pun tidak berisik.
7. Setelah itu, keluar dari menu, simpan pengaturan lalu keluar dari BIOS dan restart komputer.
Sedikit tips nih. Kalau setelah kamu ikuti tutorial ini komputer masih berjalan normal, coba ulangi langkah 1 sampai 4. Kalau nanti komputer sudah tidak stabil atau bahkan tidak bisa dinyalakan, lakukan “clear CMOS” dan kembalikan pengaturan BIOS ke posisi semula.
Yang paling enak sih orang yang punya motherboard baru dengan fitur “Enhanced Intel Speedstep Technology” ataupun “AMD Cool n Quiet”. Fitur ini bikin komputer hemat listrik secara otomatis
No comments:
Post a Comment